Home Berita Umum BAHAS HASIL PENYUSUNAN KLHS REVISI RTRW, KOTA SUKABUMI BANGUN KOTA BERWAWASAN LINGKUNGAN

BAHAS HASIL PENYUSUNAN KLHS REVISI RTRW, KOTA SUKABUMI BANGUN KOTA BERWAWASAN LINGKUNGAN

Untuk menjaga keberlangsungan sumber daya dan menjamin keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, mutu hidup generasi masa kini serta generasi masa depan, saat ini Pemerintah Kota Sukabumi sedang menyempurnakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi dengan revisi Peraturan Daerah RTRW Kota Sukabumi 2011-2031.

Dengan memperhatikan prinsip dan tujuan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan, Bappeda Kota Sukabumi menyelenggarakan Konsultansi Publik Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RTRW Kota Sukabumi di meeting room Bappeda Kota Sukabumi Kamis (15/08/2019) Jl. Sarasa Nomor 9 Kota Sukabumi.

Hadir beberapa unsur dinas/instansi terkait, konsultan, akademisi, dan pemerhati lingkungan dilibatkan dalam konsultansi publik tersebut termasuk dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan DPMPTSP Kota Sukabumi mewakilkan Endang Toib, S.IP. Kepala Bidang Penanaman Modal dan Krishna Dwipayana, S.T. Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan.

Penyusunan KLHS ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 69 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016.

KLHS merupakan rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip Pembangunan Berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau Kebijakan, Rencana, dan/atau Program, dengan demikian KLHS dalam RTRW Kota Sukabumi adalah analisis sistematis, menyeluruh, dan partisipatif yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan perencanaan tata ruang ke dalam dokumen revisi Perda RTRW Kota Sukabumi.

Pada kegiatan tersebut dibahas identifikasi pemangku kepentingan, isu pembangunan berkelanjutan, isu strategis kota seperti kegiatan perekonomian diarahkan ke arah selatan, kajian daya dukung dan daya tampung lingkungan berbasis jasa ekosistem, rumusan alternatif dan rekomendasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here