Home Berita Umum DITENGAH PANDEMI COVID 19, INVESTASI USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH TETAP JALAN...

DITENGAH PANDEMI COVID 19, INVESTASI USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH TETAP JALAN DI KOTA SUKABUMI

LAPORAN PERKEMBANGAN INVETASI DAN PERUSAHAAN PMDN

KOTA SUKABUMI SEMESTER 1 TAHUN 2020

No BULAN URAIAN
MIKRO PK PM PB JML Naker INVESTASI (RP)
1. JANUARI 0 16 10 1 27 175 Rp    85.950.000.000
2. FEBRUARI 0 20 8 4 32 231 Rp    16.567.808.057
3. MARET 2 19 9 1 31 190 Rp    23.071.600.000
4. APRIL 0 21 8 3 32 171 Rp    53.132.345.476
5. MEI 5 19 6 0 30 268 Rp    14.151.641.431
6. JUNI 1 18 11 1 31 168 Rp    19.154.000.000
JUMLAH 8 113 52 10 183 1203 Rp  212.027.394.964

Sumber: Laporan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Sukabumi Tahun 2020

Tidak bisa dipungkiri bahwa selama satu dekade terakhir, Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM telah menjadi penopang perekonomian tanah air. Namun, merebaknya pandemi COVID-19, menjadi pukulan keras bagi sektor ini. Tetapi hal ini bukan menjadi halangan bagi para pegiat UMKM di Indonesia untuk terus berjuang di tengah situasi yang serba tidak pasti ini. Untuk dapat bertahan dalam masa penuh tantangan ini, pelaku usaha harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi lewat strategi baru, terutama para UMKM yang memiliki peran sebagai garda terdepan perekonomian nasional. Strategi tersebut, seperti yang dilakukan oleh para social sellers di Sukabumi yang memanfaatkan teknologi untuk menggerakkan perekonomian kotanya.

Laju perkembangan investasi dan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Sukabumi menunjukkan grafik yang bagus. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sepanjang semester 1 tahun 2020 mencapai Rp.212,027,394,964. Dari jumlah investasi tersebut, mampu menyerap tenaga kerja mencapai 1.203 orang dengan jumlah 183 perusahaan. Terdiri dari mikro mencapai 8 perusahaan, perusahaan kecil (PK) sebanyak 113, perusahan menengah (PM) mencapai 52, dan perusahaan besar (PB) sebanyak 10.Adanya investasi, tentu saja berdampak kepada perekrutan tenaga kerja, sebanyak 1.203 orang.

Untuk itulah DPMPTSP Kota Sukabumi terus memberikan pelayanan yang baik kepada pelaku investasi, serta terus melakukan pendampingan kepada para pengusaha terkait adanya kebijakan penerapan sistem pelayanan perizinan dan penanaman modal melalui aplikasi One Single Submission (OSS). Aplikasi OSS ini langsung terintegrasi, berlaku di seluruh Indonesia, serta dapat diakses dari manapun dan kapan saja.

Adanya percepatan pembangunan tersebut, akan mengundang para investor baik dalam atau luar Kota Sukabumi. Sehingga berpengaruh pada peningkatan sektor penanaman modal atau investasi di daerah. Dengan semangat tersebut pula, kita bisa beradaptasi dengan situasi ini dan menjaga roda perekonomian Indonesia terus berputar agar bisa mengembalikan kestabilan ekonomi nantinya setelah pandemi ini berlalu.

Penulis :

Sri Murni Herlina.,S.KM.,M.M (Kepala Seksi Data dan Informasi DPMPTSP Kota Sukabumi)

Editor:

Krishna Dwipayana.,S.T (Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kota Sukabumi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here