Home Berita Umum DPMPTSP KOTA SUKABUMI TERJUN LANGSUNG PANTAU PERSIAPAN PRA ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB)

DPMPTSP KOTA SUKABUMI TERJUN LANGSUNG PANTAU PERSIAPAN PRA ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB)

Sebelum adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau kehidupan normal baru diberlakukan, sosialisasi penerapan protokol kesehatan maksimum harus terus dilakukan kepada masyarakat. Edukasi dan pemberian pemahaman adaptasi kebiasaan baru juga merupakan kunci utama dalam meluruskan anggapan pandemi Covid-19 telah selesai. Menjaga agar semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,  para ASN diberbagai dinas dan instansi termasuk DPMPTSP melakukan pemantauan dan sosialisasi Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diberbagai titik mulai 10 Juni 2020 sampai dengan 29 Juni 2020 dan dapat diperpanjang kembali setelah diadakan evaluasi. Adapun yang menjadi sasaran sosialisasi pra AKB yaitu 7 (tujuh) titik pengawasan jalan raya, rumah makan, cafe, restoran, mall, toko, supermarket, minimarket dan pasar tradisional.

Dalam pemantauan dan sosialisasi Pra AKB tersebut, akan dilakukan edukasi mengenai penggunaan masker, menjaga jarak aman, tersedianya alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan (hand sanitizer) serta himbauan untuk keluar rumah hanya bila diperlukan saja.

Selain itu, pemantauan dan sosialisasi Pra AKB juga ditujukan kepada para pengelola tempat makan, tempat perbelanjaan yang menjual bahan pokok penting dan non bahan pokok penting, terutama mengenai pembatasan jam operasional dan penerapan protokol kesehatan seperti mengurangi pengunjung 50 % dari kapasitas. Sementara pasar tradisional dapat beroperasi normal dengan syarat menerapkan protokol kesehatan maksimal.

DPMPTSP Kota Sukabumi turut menerjunkan para jajarannya untuk memantau persiapan pra AKB pada tujuh titik pengawasan jalan raya, rumah makan De Kebondjati, Rumah makan Geprek Bensu dan rumah makan Ayam Geprek Juara, sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan oleh Wali Kota Sukabumi

Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Kepala DPMPTSP Drs. Beni Haerani.,M.M. menjelaskan bahwa saat ini kesadaran masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan seperti dalam penggunaan masker menurun, sehingga perlu digalakkan kembali sosialisasi protokol kesehatan. Harapannya sebelum adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau kehidupan normal baru diberlakukan, sosialisasi penerapan protokol kesehatan maksimum harus terus dilakukan kepada masyarakat. Edukasi dan pemberian pemahaman adaptasi kebiasaan baru juga merupakan kunci utama dalam meluruskan anggapan pandemi Covid-19 telah selesai.

Penulis :

Sri Murni Herlina.,S.KM.,M.M (Kepala Seksi Data dan Informasi DPMPTSP Kota Sukabumi)

Editor:

Krishna Dwipayana.,S.T (Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kota Sukabumi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here