Home Berita Umum PENDIRIAN RUMAH SAKIT BARU DIKOTA SUKABUMI, PROSPEKTIF

PENDIRIAN RUMAH SAKIT BARU DIKOTA SUKABUMI, PROSPEKTIF

Pendirian rumah sakit baru di Kota Sukabumi dinilai prospektif. Selain bisa menjadi solusi saat terjadi overload pasien seperti sebulan belakangan ini, kehadiran rumah sakit baru juga akan memberikan alternatif bagi masyarakat. Rumah sakit pembanding diperlukan agar setiap penyelenggara jasa layanan kesehatan bisa berlomba berbenah. Masyarakat juga akan memiliki pilihan untuk memperoleh pelayanan yang berkualitas.

DPMPTSP Kota Sukabumi bersama anggota Tim Teknis Perizinan lintas sektoral selanjutnya menerima permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) gedung Rumah Sakit Widya Asih oleh PT. Buana Medika Indonesia dengan luas tanah 3.523 m2, luas bangunan basement 1.968 m2, lantai dasar 3.523 m2, lantai dua 1.857 m2, lantai tiga 1.857 m2 , jadi luas keseluruhan bangunan sebesar 9.205 m2 yang berlokasi di Jl. Otista No.112 RT.2 RW.1 Kel. Citamiang Kec. Citamiang Kota Sukabumi. Atas permohonan tersebut dan guna memberikan kepastian hukum dan jaminan atas rencana investasi tersebut, Tim Teknis Perizinan Pemerintah Kota Sukabumi selanjutnya mengadakan Rapat Teknis Perizinan pada Kamis tanggal  5 Maret 2020 di ruang rapat DPMPTSP Jl. Mayawati Atas Nomor 11 Kota Sukabumi, rapat ini membahas rencana pembangunan gedung rumah sakit Widya Asih a.n Arini Kartika.

Rapat teknis yang dipimpin oleh Kepala DPMPTSP Drs. Beni Haerani, M.M., dengan disertai oleh Sekretaris, Kepala Bidang dan Kepala Seksi DPMPTSP, juga dihadiri oleh anggota Tim Teknis perizinan dan Camat Citamiang serta Lurah Citamiang.

Permohonan tersebut telah dilengkapi dengan rekomendasi UKL-UPL, gambar denah, tampak, potongan dan detail kontruksi, Andalalin, Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Pernyataan Tidak Keberatan Warga, sertifikat tanah, dsb. Sementara itu diberikan advice teknis kepada pemohon sekaitan dengan rencana pembangunan diantaranya memperhatikan tempat penyimpanan sementara limbah B3 agar disesuai dengan ketentuan yang berlaku, bekerja sama dengan pihak ke tiga yang telah memiliki izin pengelolaan limbah B3, merekrut tenaga kerja masyarakat sekitar pada saat kegiatan pembangunan serta melindunginya dengan program jaminan sosial, memperhatikan penyediaan fasilitas umum dan fasilitas sosial lainnya.

Permohonan dapat disetujui dengan catatan pemohon melengkapi administrasi permohonan dan memenuhi ketentuan Peraturan Perundang-undangan.  Beberapa saran yang ditekankan seperti keterlibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan pembangunan, mendaftarkan /melindungi pekerja dalam program BPJS, memperhatikan upah yang disesuaikan UMK Kota Sukabumi dan penggunaan lahan parkir yang ramah lingkungan serta memperhatikan keselamatan pekerja.

Diakhir pertemuan Drs.Beni Haerani.,M.M. Kepala DPMPTSP menginginkan agar para pelaku usaha/investor mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi di Kota Sukabumi, dan untuk SKPD/Instansi terkait dapat memfasilitasi persyaratan yang mendukung terbitnya IMB.

Penulis :

Sri Murni Herlina.,S.KM.,M.M (Kepala Seksi Data dan Informasi DPMPTSP Kota Sukabumi)

Editor:

Krishna Dwipayana.,S.T (Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kota Sukabumi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here