Home Berita Umum UPAYAKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH, DEPUTI PENCEGAHAN KPK REPUBLIK INDONESIA LAKUKAN...

UPAYAKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH, DEPUTI PENCEGAHAN KPK REPUBLIK INDONESIA LAKUKAN SUPERVISI KE KOTA SUKABUMI

Dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan pencegahan korupsi bagi pemerintah daerah di Indonesia, Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi ke Kota Sukabumi pada Jumat (13/04/2018). Supervisi ini juga dilakukan untuk mengimplementasikan rangkaian kegiatan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (RAD-PPK) tahun 2018.

Walikota Sukabumi H.M. Muraz, S.H., M.M. menerima secara langsung Tim KPK beserta Plt. Sekda Kota Sukabumi dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Adapun Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi Drs. Beni Haerani, M.M. turut hadir didampingi Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan Krishna Dwipayana, S.T. dan Kepala Seksi Data dan Informasi Banyu Citra Anggara, S.H., M.M. Sementara Tim KPK yang hadir terdiri dari Kasatgas Korsup. Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha dan anggota Tri Budi Rochmanto.

KPK sendiri merupakan lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK diberi amanat melakukan pemberantasan korupsi secara profesional, intensif, dan berkesinambungan serta bersifat independen, yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bebas dari kekuasaan manapun.

Menurut Asep, peran lembaga anti rasuah tidak hanya menangkap para koruptor semata namun juga menjadi lembaga pengawas dan pencegah terjadinya korupsi kolusi dan nepotisme. KPK juga berkomitmen untuk membangun sistem dan tata kelola pemerintahan sesuai undang-undang yang menjauhkan dari praktik-praktik korupsi serta bagaimana menjaga integritas lembaga atau perseorangan dari korupsi. Oleh karenanya, untuk kebaikan bersama beberapa kejadian baik tangkap tangan maupun upaya penindakan lainnya yang terjadi akhir-akhirnya ini dapat menjadi evaluasi semua pihak baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif untuk tetap berkomitmen menghindari perilaku korupsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here