Home Berita Umum VIDEO CONFERENCE RAPAT PARIPURNA DPRD KOTA SUKABUMI SELAMA TIGA HARI BERTURUT-TURUT DENGAN...

VIDEO CONFERENCE RAPAT PARIPURNA DPRD KOTA SUKABUMI SELAMA TIGA HARI BERTURUT-TURUT DENGAN SKPD

Selama tiga hari berturut-turut yaitu dari tanggal 15- 17 Juli 2020, DPRD Kota Sukabumi mengadakan rapat paripurna dengan cara yang berbeda, yaitu dengan melakukan video teleconference bersama jajaran perangkat daerah. DPMPTSP turut dalam video teleconference dengan menghadirkan Kepala DPMPTSP Drs.Beni Haerani.,M.M. beserta jajaran eselon 3.

Adapun agenda rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi selama tiga hari membahas tentang :

  • Hari pertama : Menetapkan rancangan keputusan DPRD Kota Sukabumi tentang persetujuan terhadap Raperda Kota Sukabumi tentang cagar budaya dan penjelasan Wali Kota Sukabumi terhadap Raperda Kota Sukabumi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019
  • Hari Kedua : Pandangan umum fraksi atas penjelasan Wali Kota Sukabumi terhadap Raperda Kota Sukabumi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 dan penyampaian laporan hasil kegiatan reses anggota DPRD Kota Sukabumi masa persidangan ke 2 tahun sidang 2019/2020.
  • Hari ketiga : Tanggapan dan /atau jawaban Wali Kota Sukabumi atas pandangan umum Fraksi DPRD Kota sukabumi terhadap Raperda Kota Sukabumi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019.

Pada momen tersebut hadir Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. Dalam Video teleconference dihadapan jajaran Perangkat Daerah Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan “Kami mengapresiasi anggota DPRD khususnya pansus yang mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran merampungkan Raperda Cagar Budaya, keberadaan Perda Cagar Budaya adalah bukti komitmen untuk terus menjaga Kota Sukabumi dengan berbagai ciri khas dan keunikannya.

Lahirnya ketentuan ini, karena keprihatinan mendalam terhadap alih fungsi baik bangunan dan lahan yang diidentifikasikan sebagai peninggalan sejarah, sehingga Pemda berkeinginan kuat hadirnya regulasi yang mengatur benda, bangunan dan kawasan bernilai sejarah.

Dengan ditetapkan Raperda Cagar Budaya ini, diharapkan dalam pelaksanaan peran Pemda ada payung hukum yang jelas untuk menjaga Cagar Budaya yaitu pelestarian, pengembangan kawasan dan bangunan Cagar Budaya. Selain itu peran Pemda dapat memperlambat hilangnya warisan budaya.

Penulis :

Sri Murni Herlina.,S.KM.,M.M (Kepala Seksi Data dan Informasi DPMPTSP Kota Sukabumi)

Editor:

Krishna Dwipayana.,S.T (Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Kota Sukabumi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here