Home Seputar Penanaman Modal KEBUT INVESTASI, PEMERINTAH TERBITKAN PERATURAN PEMERINTAH INSENTIF DI TAHUN 2019

KEBUT INVESTASI, PEMERINTAH TERBITKAN PERATURAN PEMERINTAH INSENTIF DI TAHUN 2019

Untuk meningkatkan investasi dan kemudahan usaha, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan daerah melalui pemberian insentif dan/atau kemudahan investasi oleh Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah.

Regulasi yang diteken Presiden Ir. Joko Widodo pada tanggal 2 April 2019 yang lalu ini bertujuan untuk mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan daerah, melalui regulasi ini, Pemerintah Daerah dapat meningkatkan pemerataan kegiatan ekonomi dan investasi di daerah dengan memberikan insentif dan/atau kemudahan kepada masyarakat dan/atau investor yang diatur dalam peraturan daerah yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan sehingga mendorong investasi yang bermanfaat bagi peningkatan pendapatan masyarakat, menyerap tenaga kerja, memberdayakan sumber daya lokal, meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan produk domestik regional bruto serta mengembangkan usaha mikro, kecil, dan koperasi.

Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah ini, untuk menjawab keresahan proses investasi di Indonesia yang karena banyak nya peraturan, meski terus mengalami perbaikan signifikan, cenderung perizinan masih ada yang berbelit-belit, sehingga diakui faktor perizinan masih menjadi momok yang menghambat pengusaha merealisasikan bisnis di Indonesia. Di tahun 2016 lalu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membatalkan 3.143 Perda bermasalah dan dianggap menghambat investasi dengan tujuan memperkuat daya saing di era kompetisi.

Berdasarkan regulasi tersebut, bentuk insentif yang bisa diberikan yaitu pengurangan, keringanan, atau pembebasan pajak daerah dan retribusi daerah, pemberian bantuan modal, bantuan riset dan pengembangan, fasilitas pelatihan vokasi  kepada UMKM dan/atau koperasi, dan bunga pinjaman rendah. Sedangkan bentuk kemudahan yang bisa diberikan yaitu penyediaan data dan informasi peluang penanaman modal, penyediaan sarana dan prasarana, fasilitas penyediaan lahan atau lokasi, pemberian bantuan teknis, penyederhanaan dan percepatan pemberian perizinan melalui PTSP, kemudahan akses pemasaran hasil produksi, kemudahan investasi langsung konstruksi, kemudahan investasi di kawasan strategis, pemberian kenyamanan dan keamanan berinvestasi, kemudahan proses sertifikasi dan standardisasi, kemudahan akses tenaga kerja siap pakai dan terampil, kemudahan akses pasokan bahan baku, dan fasilitas promosi sesuai dengan kewenangan daerah.

Dari berbagai bentuk insentif dan kemudahan berinvestasi, ada berbagai program yang sudah dan akan diimplementasikan Pemerintah Kota Sukabumi, diantaranya program Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center) yang merupakan pusat pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di level kelurahan, program Pendidikan Vokasi untuk mendorong terselenggaranya pendidikan yang berorientasi kepada penguasaan keahlian tertentu (vokasi) yang relevan dunia kerja/usaha, Little Sukabumi yang merupakan sinergi dengan daerah lain dengan mendirikan layanan informasi, pusat belanja, display produk unggulan Kota Sukabumi, Sukabumi Artist Association sebagai wadah yang menjembatani seniman dengan perusahaan agar karyanya bisa dipublikasikan/dinikmati tanpa sekedar bernilai estesis tapi  bisnis, dan Sukabumi Creative Hub yakni pembangunan ruang kreasi bagi warga dengan menyediakan studio foto, televisi, fashion, ruang ICT, art gallery serta pemutaran film karya anak bangsa, ruang belajar, kafetaria, radio komunitas anak muda, studio recording, dan lain sebagainya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here